APA YANG KURANG ??

Photobucket
Indonesia tidak memiliki lautan, tetapi yang ada adalah hamparan kolam susu. Tak ada badai tak ada topan, ikan dan udang menghampiri sendiri. Indonesia memang tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Koes Plus tidak mengada-ada dalam membuat lirik lagu Kolam Susu, itulah senyatannya negeri ini, tanahnya subur dan kaya akan sumber daya alam.

Dengan kekayaan yang sedemikian luar biasanya, seyogyanya Indonesia mampu berdiri diatas kaki sendiri menjadi bangsa yang mandiri. Bahka seandainya Indonesia di embargo ekonomi oleh negara-negara lain, tak mungkin rakyatnya akan mati kelaparan. Coba bayangankan, mau makan tinggal menanam padi dan lauknya tinggal memancing atau menjala. Bumbu-nya pun tinggal menanam dan bila kurang asin ya…buat garamlah.

Energipun kita tak akan kekurangan, mau yang terbarui atau yang tak terbarui. Energi sinar matahari dan angin selalu tersedia, energi fosil dari minyak, gas dan batu bara juga ada. Dengan bukit dan pengunungan, kita juga tak akan kekurangan air bersih seperti di negeri padang pasir. Belum lagi keberadaan emas, tembaga, timah, perak dan besi yang dapat dijadikan sebagai alat-alat industri dan produksi. Apalagi hanya sekedar tanah, pasir dan batu untuk bangunan, bahkan lumpurpun tersedia melimpah ruah di Porong Sidoarjo

Otak orang Indonesia juga tak kalah dengan negara-negara maju, Indonesia menjadi juara umum pada International Conference of Young Scientists (ICYS) ke-16 yang berlangsung di Pszczyna, Polandia. Ilmuwan remaja Indonesia tampil cemerlang di tingkat dunia dengan perolehan medali emas terbanyak dan jumlah keseluruhan medali di antara mitra-mitra mereka dari Jerman, Belanda, Amerika Serikat, Rusia, Hongaria, dan Polandia.

Berdasarkan pengumuman panitia, berturut-turut hasil-hasil yang dicapai oleh negara negara peserta adalah Indonesia (6 emas, 1 perak, 3 perunggu); Jerman (3,4,2), Belanda (3,1,2), Amerika Serikat (3,0,0), Rusia (2,3,3), Hongaria (2,2,2), dan Polandia (2,2,1)

Bibit-bibit muda unggulan rupanya terus bertumbuh di negeri ini. Berbagai prestasi kelas internasional berhasil diraih oleh anak negeri. Kompetisi sains, seperti olimpiade fisika, dan beberapa bidang lainnya, bisa dikatakan kita tak pernah sepi gelar. Bahkan, kecenderungannya selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Lalu apa yang sesungguhnya kurang di negeri ini, sehingga hanya mampu memakmurkan sebagian kecil rakyatnya dan memiskinkan sebagian besar lainnya ???