MENINGKATKAN KINERJA MELALUI PENGAWASAN SDM


 photo SDM.gifSalah satu dari lima unsur manajemen yang paling menentukan adalah manusia. Sementara empat unsur yang lain seperti Uang, material, mesin dan metode hanya alat untuk mendukung kinerja SDM dalam mewujudkan tujuan organisasi. Sebuah organisasi baik privat maupun publik akan mudah mencapai tujuannya apabila didukung dengan SDM yang profesional. Profesional dalam arti memiliki kapabilitas dan integritas. 

Di area publik atau pemerintah, SDM aparatur masih sering menjadi penghambat bagi kinerja pemerintah untuk meningkatkan pelayanan. Indikasi ini terlihat dengan masih seringnya terdengar keluhan masyarakat atas kinerja birokrasi. Banyak hal yang melatarbelakangi terjadinya kondisi ini, dari mulai rendahnya tingkat disiplin, kompetensi dan lemahnya integritas aparatur. 

Secara ideal, PNS adalah sebuah profesi yang lebih mengedepankan dedikasi untuk sebuah pengabdian kepada bangsa dan negara dibanding dengan nilai imbalan berupa gaji yang diterima setiap bulannya. Namun selalu saja idealisme itu luntur seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan gaya hidup yang tidak lagi berdasarkan kebutuhan tetapi menuntut keinginan yang tidak sepadan dengan penghasilan, sehingga mengakibatkan terjadinya penyimpangan perilaku yang tak seharusnya. Oleh karena itu, menjadi kewajiban bagi inspektorat selaku APIP untuk mencermati permasalahan tersebut. 

Hal tersebut disampaikan oleh inspektur untuk mengawali kegiatan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) tentang Pengawasan aspek SDM aparatur di aula Inspektorat Kabupaten Banjar pada hari Jumat tanggal 4 Oktober 2013. Sebagai narasumber dalam PKS tersebut adalah H. Wijaya Tanijaya SPd, MBA selaku Auditor Kepegawaian Madya di Inspektorat Kabupaten Banjar. 

Diskusi berkembang dalam PKS tersebut ketika disampaikan materi tentang langkah kerja pengawasan aspek SDM aparatur. Menyusun langkah kerja adalah bagian penting dalam proses pengawasan, sehingga materi ini menjadi menarik. Dengan penyusunan langkah kerja yang tersistematis, maka tujuan pengawasan yang memiliki dampak atas peningkatan kinerja aparatur dalam pelayanan publik melalui penegakan disiplin, kompetensi dan integritas dapat diwujudkan