SOLAR CELL SOLUSI ENERGI GREEN OFFICE

 photo solarcell.gif
Menyongsong program green office di Inspektorat Kabupaten Banjar, berbagai persiapan telah dilakukan termasuk menetapkan Keputusan Inspektur Kabupaten Banjar Nomor 28 Tahun 2013 tentang Program Menuju Kantor Inspektorat Hijau atau Green Office. Disamping itu, untuk mendukung program tersebut, energi listrik yang diperuntukan bagi para aparat Inspektorat dalam melaksanakan kegiatan rutin perkantoran, telah diinstal solar cell sebanyak empat panel yang masing-masing berkapasitas 100 Watt. yang dilengkapi dengan controller untuk mengatur arus masuk ke batery/accu dan juga inverter berkapasitas 500 Watt untuk merubah arus DC dari batery menjadi AC yang dialirkan ke peralatan melalui kabel jaringan. 

Kecilnya penyediaan daya listrik tersebut tentu tidak terlepas dari terbatasnya anggaran inspektorat. Namun demikian, sisi positif dari minimnya anggaran adalah memotivasi inspektur untuk lebih kreatif. Oleh karena itu selama dua hari yaitu hari Sabtu dan Selasa pada tanggal 26 dan 29 Oktober 2013, inspektur beserta jajarannya melakukan pemasangan dan instalasi sendiri solar cell di halaman belakang kantor Inspektorat yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai Ruang Kerja Hijau. Dan hasilnya sukses. 

Dengan daya listrik 400 watt yang dihasilkan oleh panel solar cell, akan mampu mencharge lebih kurang 20 laptop yang masing-masing mengkonsumsi 15 watt. Kedepan, tentu bukan sekedar laptop yang bisa disupply energinya, tetapi peralatan kerja lain seperti printer perlu disediakan agar dalam menyelesaikan tugas laporan, jajaran inspektorat Kabupaten Banjar tidak perlu repot harus ke gedung kantor konvensional. 

Penggunaan solar cell sebagai salah satu upaya untuk mendukung program menuju Kantor Inspektorat Hijau atau Green Office, dimaksudkan untuk menekan komsumsi listrik PLN sebagai bagian penghematan energi dari sumber daya alam yang tak terbarukan. Indonesia secara geografis selalu disinari oleh matahari sepanjang tahun, seharusnya dapat memanfaatkan karunia Illahi tersebut sebagai sumber energi yang terbarukan. 

Meskipun yang dilakukan oleh Inspektorat Kabupaten Banjar hanyalah sebuah langkah kecil, tetapi apabila semua instansi pemerintah memiliki komitmen untuk memanfaatkan solar cell sebagai sumber listrik, maka berapa puluh milyar uang negara dapat dihemat dari biaya listrik dan berkurangnya eksploitasi SDA secara berlebihan. Selain itu,yang terpenting adalah tidak terganggunya penyelesaian tugas kantor akibat masih seringnya pemadaman listrik oleh PLN