MEMBEDAH KASUS AKRUAL BASIS

 photo PKSAKRUAL.gifDidalam standar akuntansi dikenal dua jenis basis yang umum digunakan untuk mengakui suatu transaksi, yaitu Basis Akrual (Accrual Basis) dan basis kas (Cash Basis). Pengakuan atas transaksi menjadi prinsip yang membedakan keduanya, pengaruh atas transaksi dan peristiwa lainnya pada basis kas dicatat saat kas atau setara kas diterima atau dibayar yang digunakan untuk pengakuan pendapatan, belanja dan pembiayaan. Sementara pada basis akrual mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada saat transaksi dan peristiwa itu terjadi tanpa memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar. Berdasarkan Permendagri Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintah berbasis akrual pada Pemerintah Daerah pada pasal 10 ayat (2) diamanatkan bahwa penerapan SAP berbasis akrual paling lambat mulai tahun 2015. Untuk itu pemerintah daerah harus sudah menetapkan peraturan kepala daerah yang mengatur Standar Akuntansi Pemerintah Daerah (SAPD)paling lambat 31 Mei 2014.


Didalam akuntansi berbasis akrual disusun 7 jenis laporan yaitu LRA, Neraca, LO, LPE, LP SAL dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Pemberlakuan akuntansi berbasis akrual akan menghasilkan laporan operasional dan neraca yang disajikan dalam bentuk akrual namun disisi lain dihasilkan juga Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang dasar pencatatannya menggunakan basis kas karena penyusunan anggaran masih menggunakan basis kas. Demikian juga Laporan Perubahan Sisa Anggaran Lebih (LP SAL) merupakan jenis laporan yang dihasilkan dengan menggunakan pendekatan kas sedangkan Laporan Operasional (LO), Neraca dan Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) merupakan jenis laporan yang dihasilkan dari pendekatan akrual.

Dampak dari hal ini adalah perlunya dibuatkan jurnal yang mampu menampung semua jenis kemungkinan tersebut sehingga semua jenis laporan tersebut dapat dihasilkan. Akun-akun yang digunakan di jurnal nantinya harus mampu untuk menunjukkan arah laporan yang akan dihasilkan mengingat terminologi yang digunakan ada ada sedikit kemiripan namun secara substansi memiliki arti yang berbeda.

Akun pendapatan akan dibedakan menjadi 2 jenis yaitu pendapatan-LRA yang berbasis kas yang nantinya akan masuk sebagai komponen LRA dan pendapatan-LO yang berbasis akrual yang nantinya akan masuk ke laporan operasional. Untuk akun belanja akan digunakan sebagai dasar dalam penyusunan LRA yang berbasis kas sementara untuk laporan operasional akan digunakan terminologi beban. Sementara Sisa penggunaan anggaran di LRA nantinya akan dinamakan sisa anggaran lebih (SAL) sementara laporan operasional akan menghasilkan surplus/defisit-LO.

Demikian disampaikan oleh Inspektur dalam mengantarkan ekspos hasil workshop Akuntansi berbasis akrual pada hari Senin tanggal 3 Maret 2014 yang dipaparkan oleh Tim yang dikirim untuk mengikuti kegiatan workshop tersebut yaitu Firzana, SE dan Siswati, SE. Paparan diisi dengan bedah kasus penggunaan jurnal dalam akuntansi berbasis akrual.