SI PALUI

 photo R3.gif
Reduce, Reuse, Recycle (3R) adalah sebuah konsep kegiatan tata kelola lingkungan khususnya berkaitan dengan limbah untuk tujuan mengurangi hasil sampingan dari sebuah proses produksi melalui pengurangan pemakaian, penggunaan kembali dan mendaur ulang limbah. Sejalan dengan prinsip 3 E (efektif, efisien dan ekonomis) yang biasanya berlaku di aparatur pengawasan, maka  prinsip 3 R dengan proses pen-daur ulang-an limbah di kantor Inspektorat Kabupaten Banjar dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya adalah menggunakan SI PALUI (Sistem Pemanfaatan Air dan Limbah untuk Ikan). 

Selama ini, proses daur ulang bahan organik dilakukan dengan menggunakan peralatan dan perlengkapan tertentu untuk menghasilkan kompos. Padahal, daur ulang juga bisa dilakukan secara hayati dengan menggunakan hewan. SI PALUI adalah sebuah proses daur ulang dengan menggunakan ikan sebagai kunci proses. 

Bahan yang diperlukan untuk membuat SI PALUI adalah terpal plastik, pompa air, talang air bekas, pipa air (paralon), sisa gabus (styrofoam) dan sabut kelapa. sementara untuk kebutuhan hayati digunakan ikan lele dan tanaman sawi/kangkung. Terpal plastik digunakan untuk membuat kolam sedangkan talang bekas, gabus dan sabut sebagai media tanamannya.

Cara kerja SI PALUI menggunakan sampah makanan berupa sisa nasi dijadikan umpan ikan lele yang selanjutnya dalam proses metabolisme pertumbuhannya akan menghasilkan kotoran. Air dan kotoran ikan akan di isap oleh pompa air yang menggunakan energi solar cell melewati pipa paralon untuk me-nutrisi tanaman sawi dan kangkung yang diletakan pada talang air bekas yang diisi dengan limbah kulit kelapa (sabut kelapa). 

Pemanfaatan sabut kelapa difungsikan untuk menangkap butiran-butiran kotoran ikan yang menjadi sumber makanan tanaman. Dengan demikian air yang dikembalikan ke kolam akan menjadi jernih kembali. Proses ini akan terus berulang seperti sebuah mesin produksi dengan bahan bakar nasi bekas. Produksi yang dihasilkan adalah protein hewani melalui daging ikan dan vitamin nabati dari sayuran. Penggunaan solar cell sebagai energi untuk menjalankan pompa air menjadikan SI PALUI berjalan tanpa biaya operasional.