MEREFRESH GREEN OFFICE MENUJU GREEN CITY


Meskipun penilaian Adipura 2014 telah berlalu, dan atas kerja keras pimpinan daerah beserta aparat dibawahnya yang bersama-sama dengan masyarakat Kabupaten Banjar bahu membahu mewujudkan kebersihan dan kepedulian lingkungan, Kabupaten Banjar memperoleh prestasi tertinggi di bidang lingkungan dan menjadi satu-satunya kota di wilayah Kalimantan dan Indonesia bagian Timur dengan mendapat penghargaan ADIPURA KENCANA, tidak membuat jajaran pemerintah Kabupaten Banjar menjadi surut semangatnya, tetapi semakin melecut kinerja aparatnya untuk selalu meningkatkan pengelolaan lingkungan sehingga wilayah Kabupaten Banjar menjadi kawasan hijau dengan target sasaran terwujudnya Kota Martapura sebagai Kota Hijau (Green City).

Mendukung sasaran kinerja lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar tersebut, Kantor Inspektorat yang telah ditetapkan oleh Bupati Banjar sebagai Kantor Hijau (Green Office) berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 740 Tahun 2013, tentu harus selalu mengevaluasi dan memperbaiki program-program yang berkaitan dengan lingkungan. Pengelolaan lingkungan khususnya pengelolaan limbah melalui Reduce, Reuse dan Recycle (3R) pada dasarnya sejalan dengan tugas dan fungsi inspektorat yang melaksanakan pengawasan atas pencapaian tujuan dan sasaran secara efektif, efisien dan ekonomis (3E). 

Oleh karena itu dalam rapat staf mingguan pada hari Jumat tanggal 29 Agustus 2014, Inspektur Kabupaten Banjar menyampaikan kembali program program yang telah dan akan terus dikembangkan di Inspektorat dalam rangka mendukung kinerja pengelolaan lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar. Adapun program yang telah dilaksanakan diantaranya adalah green energy yaitu memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik untuk peralatan kerja di ruang kerja hijau (green office), selain itu ada petugas hijau (green officers) dan hari hijau (green day) yang ditetapkan pada hari jumat

Dalam pengelolaan limbah atau sampah selain melakukan komposting juga didirikan BEST (Bank Edukasi Sampah ke Tanaman) yang merupakan pengembangan dari bank sampah dimana sebagai alat beli bukan uang tetapi tanaman. Dan juga ada program SI PALUI (Sistem Pengelolaan Air Limbah Untuk Ikan) yaitu memanfaatkan air hujan untuk memelihara ikan yang kemudian dari kotoran ikan untuk memupuk tanaman air seperti kangkung. Hasil evaluasi atas SI PALUI yang masih dibuat dari terpal plastik akan dipermanenkan dengan menggunakan pasangan batu bata.

Adapun program baru yang akan dilaksanakan adalah membuat green parking (parkir hijau) yaitu tempat parkir kendaraan dengan peneduh dari tanaman rambat dan green pavement (perkerasan hijau) yaitu konstruksi perkerasan untuk akses di lingkungan Kantor Inspektorat yang tetap membuka wilayah resapan air.