PENILAIAN ADIPURA 2014

 photo PENILAIAN P1 ADIPURA 2014.gifPenilaian ke satu (P1) Adipura tahun 2014 telah dimulai, kantor Inspektorat Kabupaten Banjar sebagai salah satu titik pantau juga didatangi kembali oleh tim penilai Adipura. Program-program Inspektorat Kabupaten Banjar tahun 2013 untuk menuju Kantor Hijau yang telah memberikan kontribusi atas pencapaian Kabupaten Banjar memperoleh Adipura Kencana dievaluasi kembali. Dan tentunya program-program tersebut masih berjalan dan bukan program insidentil atau dadakan tetapi merupakan program berkelanjutan seperti BEST (Bank Edukasi Sampah ke Tanaman) dengan pemilahan sampah, Kantor Hijau (green office) dengan energi solarnya, dan SIPALUI (Sistem Pengelolaan Air Limbah untuk Ikan). 

Tim penilai Adipura yang didampingi oleh Ir. Faried Sofyan, MSi selaku Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Kabid Kebersihan Dinas Perumahan dan Permukiman diterima oleh Kencanawati, S.Hut, MT selaku Sekretaris Inspektorat Kabupaten Banjar dan Drs.H.M. Irwan Kumar, MAP selaku Inspektur Pembantu Wilayah II. Tidak seperti tahun sebelumnya, dalam P1 ini kondisi kantor Inspektorat Kabupaten Banjar masih proses perbaikan pada perkerasan jalan lingkungan sehingga terlihat kurang rapi. 

Perbaikan lapis permukaan jalan di kantor Inspektorat Kabupaten Banjar merupakan salah satu program baru dalam mengimpletasikan Keputusan Bupati Banjar Nomor 740 Tahum 2013 tentang Penetapan Kantor Inspektorat sebagai Kantor Hijau (Green Office). Sebelumnya lapis permukaan jalan di lingkungan kantor menggunakan lapis Atas aspal pasir (latasir). Seiiring dengan umur pemakaian, Latasir tersebut mengalami ke-aus-an dan harus dilakukan overlay (pelapisan ulang) dengan campuran aspal. 

Namun untuk mendukung green office, konstruksi campuran aspal overlay diganti dengan grassblock yang lebih ramah lingkungan. Konstruksi lapis permukaan grassblock memberikan kesempatan air untuk meresap kedalam tanah dan tidak menjadi air permukaan yang sering mengakibatkan banjir. Dengan luasnya permukaan grassblock ini, maka kantor Inspektorat Kabupaten Banjar tidak lagi memerlukan biopori. Konstruksi permukaan ini kemudian diistilahkan sebagai green pavement (perkerasan hijau).

Disamping program perkerasan hijau, satu program yang dilaksanakan di kantor Inspektorat Kabupaten Banjar adalah green parking (parkir hijau), yaitu konsep tempat parkir yang tak menghabiskan banyak anggaran, hanya bermodal kawat jemuran dan tali ijuk dengan tutupan untuk naungan dari tanaman hidup yang merambat.