PENYEMPURNAAN TATA KELOLA INSPEKTORAT KUTIM

 photo SANGATA.gifDilatar belakangi untuk persiapan penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) Tahun 2014 berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS dan Perka BKN Nomor 1 Tahun 2013 tentang Penilaian Prestasi Kerja PNS, penyempurnaan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) terhadap jabatan struktural/ Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dan Jabatan Fungsional Umum (JFU) serta Standard Operating Procedured (SOP), maka pada hari Rabu tanggal 10 Desember 2014 Inspektur Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menugaskan Jumran, SE, Amirullah, SP dan Indra Samudra oleh  untuk menggali materi tersebut di Inspektorat Kabupaten Banjar. Kunjungan diterima langsung oleh Inspektur Kabupaten Banjar yang didampingi oleh Kencanawati SHut, MT selaku sekretaris dan Min'am Naqi ST, MT selaku kasubag Evaluasi dan Pelaporan. 

Dalam kesempatan itu disampaikan oleh Inspektur, bahwa struktur organisasi Inspektorat Kabupaten Banjar sudah sejak tahun 2008 telah menyesuaikan dengan PP 41 tahun 2007 Organisasi Perangkat Daerah dimana dibawah Inspektur Pembantu tidak ada lagi pejabat struktural, semuanya pejabat fungsional tertentu (PFT) yang pada saat itu hanya ada auditor. Saat ini di Inspektorat Kabupaten Banjar ada tiga PFT yaitu Auditor, Pengawas Pemerintah dan auditor kepegawaian. 

Dengan struktur tersebut, Inspektorat Kabupaten Banjar telah menyusun analisis jabatan (anjab) bagi seluruh pejabat struktural, fungsional tertentu dan fungsional umum berdasarkan Permendagri 35 Tahun 2012 tentang Analisis jabatan dan menghitung beban kerjanya berdasarkan permendagri nomor 12 Tahun 2008 tentang Analissis Beban Kerja. Namun demikian, dengan adanya PP 46 Tahun 2011 yang mewajibkan semua PNS untuk membuat Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), maka keberadaan anjab, ABK perlu disinkronisasi dengan SKP. Disisi lain, SKP juga harus berkorelasi dengan Rencana Kinerja Tahunan (RKT) dan Rencana stratejik (Renstra). 

Oleh karenanya, pada tahun 2014 Inspektorat Kabupaten Banjar mereviu Anjab dan ABK dengan maksud agar ada korelasi logis dengan SKP, RKT dan Renstra. Sementara itu, untuk melaksanakan program dan kegiatan dalam rangka pelaksanaan anjab dan pemenuhan atas target-target kinerja di dalam SKP, RKT dan Renstra, maka disusun SOP yang menjadi landasan dan pedoman kerja bagi aparat inspektorat ketika menjalankan fungsi dan tugasnya. 

Mengakhiri kunjungan tersebut dilakukan acara tukar menukar cenderamata, selain itu melalui sekretaris dan kasubag evlap telah diserahkan kepada rekan dari Inspektorat Kabupaten Kutai Timur beberapa contoh dokumen tentang Anjab, ABK, SKP dan SOP untuk dapat dijadikan bahan pembanding dan pertimbangan dalam penyempurnaan tata kelola di Inspektorat Kabupaten Kutim.