REFRESHING PENYUSUNAN DUPAK

 photo ANGKA KREDIT_zpsc3kbv86x.gifMenjadi kewajiban bagi fungsional tertentu untuk setiap semester membuat usulan penetapan angka kredit. Demikian halnya para fungsional tertentu di lingkungan Inspektorat Kabupaten Banjar juga mempunyai kewajiban tersebut. Saat ini Inspektorat Kabupaten Banjar memiliki tiga jabatan fungsional tertentu yaitu Auditor dengan instansi pembina dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Pejabat Pengawas Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD) yang dibina oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) dan Auditor Kepegawaian dengan instansi pembina Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Untuk memberikan penyegaran/refreshing bagi para fungsional tertentu dalam menyusun Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK), maka pada hari Jumat tanggal 10 April 2015 dilakukan Pelatihan Kantor Sendiri (PKS) tentang Penyusunan DUPAK untuk jabatan fungsional Auditor. Sebagai narasumber adalah Hj. Purnama, SAP dan Ani Rosda, SAP yang keduanya sehari-hari menjabat sebagai Auditor Muda di Inspektorat Kabupaten Banjar. 

Auditor berdasarkan Peraturan Menteri PAN No.PER/220/M.PAN/7/2008 adalah Jabatan yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggungjawab, dan wewenang untuk melakukan pengawasan intern pada instansi pemerintah, lembaga dan/atau pihak lain yang di dalamnya terdapat kepentingan negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh oleh pejabat yang berwenang. 

Untuk mengukur kinerja auditor, maka setiap Auditor mengusulkan secara hirarki Daftar Usulan Penetapan Angka Kredit (DUPAK) dan berkas pendukungnya kepada Pejabat Pengusul Angka Kredit (PAK) setiap semester yaitu periode 1 Januari s.d 30 Juni dan 1 Juli s.d 31 Desember. Untuk Penilaian dan penetapan angka kreditnya secara reguler dilakukan pada bulan Januari dan Juli. Dalam pelaksanaan penghitungan penilaian angka kredit, kegiatan yang dinilai adalah pendidikan sekolah, kegiatan penjejangan, kegiatan utama, dan kegiatan penunjang dengan kriteria keabsahan, kelengkapan dokumen dan ketepatan waktu. 

Selain waktu yang sudah ditentukan tersebut, penilaian dan penetapan angka kredit dapat dilakukan setiap saat dibutuhkan atau tidak terikat pada periode tertentu untuk keperluan lain, seperti: Pembebasan sementara karena Auditor tidak dapat memperoleh angka kredit minimal yang ditentukan untuk kenaikan pangkat dalam jangka waktu yang ditentukan atau Auditor ditugaskan secara penuh di luar jabatan Auditor, misalnya diangkat dalam jabatan struktural atau Auditor menjalani tugas belajar lebih dari 6 (enam) bulan atau Auditor menjalani cuti di luar tanggungan negara kecuali untuk persalinan ke empat dan seterusnya atau Auditor dijatuhi hukuman disiplin tingkat/sedang atau tingkat berat berupa penurunan pangkat atau Auditor diberhentikan sementara sebagai PNS ; Mutasi unit kerja dan Pengangkatan kembali sebagai Auditor. 

Dalam pengarahan penutup, Inspektur menyampaikan bahwa melalui kegiatan refreshing penyusunan DUPAK ini, diharapkan para aparat Inspektorat Kabupaten Banjar selaku APIP mendapatkan pemahaman dalam penyusunan Dupak yang sesuai dengan serangkaian aturan JFA Juklak dan Juknis yang telah dikeluarkan BPKP sebagai instansi pembina Jabatan Fungsional Auditor dan lebih meningkatkan efektivitas dan kualitas penyusunan DUPAK