WORKSHOP IK PD

 photo WORKSHOP IKU PD_zps5rkgbwfv.gifUntuk mengisi kegiatan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 70, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan melaui Surat Nomor UND-1695/ PW 16/4/2015 tanggal 4 Agustus 2015 melaksanakan Workshop Perumusan Indikator/Ukuran Kinerja Perusahaan Daerah (IK PD) Tahun 2015 dengan tema Sinergi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Perusahaan Daerah (PD) mendukung Gerakan Nasional "Ayo Kerja" 70 Tahun Indonesia Merdeka. Workshop tersebut dilaksanakan 2 hari dari tanggal 13-14 Agustus 2015 dengan mengambil tempat di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan. Maksud dan tujuan di laksanakannya workshop Perumusan Indikator/Ukuran Kinerja Perusahaan Daerah Tahun 2015 adalah untuk mendorong kinerja Perusahaan Daerah melalui perumusan indikator/ukuran kinerja yang SMART (Specific, Measurable, Achievement, Relevan dan Timely).

Pelaksanaan workshop diikuti oleh 8 Perusahaan Daerah non BPD dan PDAM yang ada di wilayah Provinsi Kalimantan Selatan diantaranya 3 dari Kabupaten Banjar yaitu PD. Pasar Bauntung Batuah, PD. Baramarta dan PT. BIM dengan narasumber dari Perpamsi, BPKP dan Direktur RSUD Banjarbaru. Dalam sambutannya, Eddy Karim selaku Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan tentang peran BPKP saat ini dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 192 Tahun 2104 yang mengamanatkan kepada BPKP untuk melakukan pengawasan termasuk kekayaan daerah yang dipisahkan yang berada di Perusahaan Daerah. 

Untuk menjalankan peran tersebut, BPKP membangun 4 dimensi yaitu pengawalan terhadap pembangunan, mendorong peningkatan kemampuan fiskal, mendorong perbaikan Governance System termasuk didalamnya Good Cooperate Governance (GCG) dan pengamanan asset negara/daerah. Pelaksanaan pengawasan dilakukan dengan Quality Assurance (penjaminan mutu) dan Consultative (konsultansi). Workshop yang diselenggarakan adalah dalam rangka melaksanakan fungsi konsultansi dalam rangka membangun kegiatan pengendalian di Perusahaan Daerah melalui perumusan Indikator/Ukuran Kinerja Perusahaan Daerah Tahun 2015. 

Kinerja atau job performance atau actual performance adalah prestasi kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seseorang/instansi/perusahaan dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Indikator/ukuran kinerja merupakan satuan ukur dalam penetapan sasaran kinerja yang akan dicapai yang digunakan untuk menentukan dan mengukur kemajuan dalam pencapaian sasaran organisasi, melalui penilaian keadaan kini dan menentukan suatu tindakan terhadap keadaan tersebut. Dengan demikian, penetapan indikator kinerja sangat diperlukan dalam penyelenggaraan sistem manajemen kinerja dan harus dipersiapkan secara matang agar parameter yang ditetapkan benar-benar mampu mendorong peningkatan kinerja karyawan dan produktifitas perusahaan. 

Melalui workshop Perumusan Indikator/Ukuran Kinerja Perusahaan Daerah Tahun 2015 diharapkan dapat membantu perusahaan daerah dalam menyusun Indikator kinerja sebagai ukuran tingkat capaian kinerja perusahaan daerah. Dengan adanya indikator kinerja maka akan terbangun tatakelola perusahaan yang baik / GCG. Mengingat penting dan strategisnya keberadaan Indikator Kinerja dalam mewujudkan tatakelola perusahaan yang baik, Inspektur Kabupaten Banjar mengingatkan kepada semua Perusahaan daerah di Kabupaten Banjar untuk menindaklanjuti hasil workshop tersebut dan menindaklanjutinya dengan menyusun Indikator kinerjanya sesuai core bisnis dan dituangkan dalam Peraturan Kepala Daerah.