MEWUJUDKAN TIGA PROGRAM PRIORITAS

 photo 3 PROGRAM PRIORITAS_zpsaxuzcr5h.gif
Sesuai dengan Undang Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) merupakan acuan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam menyusun Rencana Strategis (Renstra) nya masing-masing. Penyusunan RPJMD diawali dengan penyusunan Rancangan Teknokratik RPJMD yang disusun berdasarkan hasil evaluasi pembangunan yang sedang berjalan dan kajian pendahuluan (background studies). Selanjutnya, Rancangan Teknokratik disesuaikan dengan visi dan misi Kepala / Wakil Kepala Daerah menjadi Rancangan Awal RPJMD yang didiskusikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) pembangunan, yaitu instansi pemerintah daerah, anggota dewan, perguruan tinggi, organisasi profesi, para ahli di berbagai bidang, dan organisasi masyarakat untuk kemudian dihasilkan Rancangan Akhir RPJMD.

Dilaksanakannya tata cara dan tahapan perencanaan daerah bertujuan untuk mengefektifkan proses pemerintahan yang baik melalui pemanfaatan sumber daya publik yang berdampak pada percepatan proses perubahan sosial bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, atau terarahnya proses pengembangan ekonomi dan kemampuan masyarakat, dan tercapainya tujuan pelayanan publik. Penyelenggaraan tata cara dan tahapan perencanaan daerah mencakup proses perencanaan pada masing-masing lingkup pemerintahan (pusat, provinsi, kabupaten/kota) terdiri dari proses yang dimulai dari penyusunan kebijakan, kedua penyusunan program, ketiga Penyusunan alokasi pembiayaan, dan keempat monitoring dan evaluasi kinerja pelaksanaan kebijakan, rencana program, dan alokasi pembiayaan program. Untuk maksud tersebut, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Banjar melaksanakan Musrenbang Tahun 2016 tingkat Kabupaten pada hari Rabu tanggal 16 Maret 2016 di Ball Room Grand Dafam Banjarbaru. 

Musrenbang Kabupaten Banjar Tahun 2016 yang merupakan wujud dari penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis, transparan, akuntabel, efisien dan efektif di bidang perencanaan pembangunan daerah, dilaksanakan dengan melibatkan semua unsur dari pemangku kepentingan dengan maksud agar terjadi sinkronisasi antara rencana program/kegiatan pemerintah daerah atau organisasi publik dengan rencana kegiatan masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga dapat memberikan arah bagi peningkatan pengembangan sosial-ekonomi dan kemampuan masyarakat. Adapun tema musrenbang pada tahun ini adalah Pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDM) dan Sumber Daya Manusia (SDA) Dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing menunju masyarakat Kabupaten Banjar yang Sejahtera dan Barokah dengan Tiga Program Prirotas Strategis yaitu pertama Penimgkatan Layanan Kesehatan, kedua Peningkatan Layanan Pendidikan dan ketiga Pembangunan infrastruktur. 

Dalam sambutan pembukaan, Bupati Banjar H. Khalilulrahman menyampaikan pentingnya untuk mewujudkan ketiga program prioritas untuk mendukung visi Bupati dan Wakil Bupati Banjar yaitu mewujudkan Masyarakat Kabupaten Banjar yang Sejahtera dan Barokah dengan memanfaatkan SDA dan meningkatkan SDM. Dua dari Ketiga program prioritas tersebut berkaitan langsung dengan komponen Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yakni indeks Pendidikan dan indeks Kesehatan. Nilai IPM merupakan indikator untuk mengukur kemajuan suatu daerah, dan pada tahun 2014 nilai IPM Kabupaten Banjar berada dikategori sedang (antara 60 - 70) atau tepatnya berada di 65,71. Oleh karena itu, Bupati dalam sambutannya menghendaki dengan adanya program prioritas peningkatan layanan pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan selama masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Banjar di periode Lima tahun kedepan akan mendorong pencapaian nilai IPM yang semakin signifikan. 

Di kesempatan tersebut, Bupati Banjar di dampingi oleh Wakil Bupati Banjar H. Saidi Mansyur dan Ketua DPRD Kabupaten Banjar H. Rusli, SAP, MAP memberikan penghargaan Pangripta Kabupaten kepada Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Banjar, Dinas Bina Marga dan Sumber daya Air Kabupaten Banjar serta Inspektorat Kabupaten Banjar. Pangripta dalam bahasa Sansekerta memiliki arti pencipta atau penggarap ruang. Penghargaan Pangripta Kabupaten adalah suatu penghargaan yang diberikan kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah Kabupaten Banjar dengan prestasi perencanaan yang baik atau sangat baik berdasarkan kriteria pertama Konsisten substansi perencanaan RPJMD/RKPD-RENSTRA/RENJA dan kebijakan Afirmatif Bupati Banjar, kedua Sinkronisasi dan sinerji multipihak sehingga diyakini pada saat perencanaan dan pada saat pelaksanaan akan berjalan baik serta ketiga Jadwal dan pentahapan serta sesuai/taat aturan. 

Adapun tujuan dari pemberian penghargaan Pangripta Kabupaten adalah untuk mendorong semua SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Banjar dapat menyiapkan dukumen rencana pembangunan secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan untuk mewujudkan perencanaan yang lebih baik dan bermutu. Perencanaan memiliki fungsi dan kedudukan yang penting dalam sebuah proses untuk mecapai tujuan, keberadaan perencanaan bukanlah secara kebetulan melainkan disebabkan antara lain adanya Policy top management (kebijakan pimpinan sebagai pemegang policy); hasil evaluasi dan pengawasan yang menghasilkan sejumlah data dan fakta yang dibuat dalam satu perencanaan baru yang memperbaiki atau merubah sebelumnya ; inisiatif dari pemilik kepentingan atau organisasi serta untuk kebutuhan yang akan datang/masa depan. Kegagalan membuat perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan.