APIP SUMATERA BARAT MENUJU KAPABILITAS APIP LEVEL 3

Pada hari Kamis, 2 Maret 2017 bertempat di Aula Inspektorat Kabupaten Banjar di Martapura, Inspektorat Kabupaten Banjar menerima kunjungan kerja Inspektorat Provinsi Sumatera Barat dan Inspektorat Kabupaten Kota se-Provinsi Sumatera Barat. Kunjungan kerja diterima oleh Inspektur Kabupaten Banjar Muhammad Rusdi, Plt. Sekretaris Muhammad Nuzuliman dan para Pejabat lainnya di Lingkungan Inspektorat Kabupaten Banjar.
Pada sambutannya, rombongan yang diwakili oleh
Inspektur Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa maksud kedatangan Inspektorat Inspektorat Provinsi Sumatera Barat dan Inspektorat Kabupaten Kota se Provinsi Sumatera Barat adalah untuk menggali informasi mengenai peningkatan kapabilitas APIP yang telah dilaksanakan oleh Inspektorat Kabupaten Banjar. Capaian Level 3 pada peningkatan kapabilitas APIP merupakan hal yang sangat penting mengingat peran Inspektorat selaku APIP di daerah yang semakin diperlukan.
Pada kesempatan itu, Inspektur Provinsi Sumatera Barat juga memperkenalkan anggota rombongan kunjungan kerja Inspektorat Provinsi Sumatera Barat dan Inspektorat Kabupaten Kota se Provinsi Sumatera Barat yang terdiri dari 29 orang. Rombongan adalah para Inspektur dan Pejabat Inspektorat lainnya berasal dari Inspektorat Provinsi Sumatera Barat, 12 Inspektorat Kabupaten dan 7 Inspektorat Kota se Provinsi Sumatera Barat.

Muhammad Rusdi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Inspektorat Kabupaten Banjar telah mencapai level 3 pada peningkatan kapabilitas APIP berdasarkan hasil quality assurance BPKP Pusat yang dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2016. Program peningkatan kapabilitas APIP beserta data-data terkait elemen-elemennya juga telah dipresentasikan pada acara sharing session inspektur dihadapan peserta diklat Peningkatan Kapabilitas APIP di Kedeputian dan Perwakilan BPKP Se Indonesia di Kantor BPKP Pusat.

Acara kunjungan kerja dilanjutkan dengan sesi paparan mengenai peningkatan kapabilitas APIP di Inspektorat Kabupaten Banjar. Disampaikan bahwa bahwa infrastruktur dan tata kelola kegiatan pengawasan yang dibangun berawal dari kebutuhan organisasi mengingat pelaksanaan pengawasan sebelumnya tidak didukung dengan perangkat peraturan dan tata kelola yang memadai. Infrastruktur tata kelola pengawasan yang telah dibangun terkait dengan proses bisnis yang dijalankan oleh Inspektorat Kabupaten Banjar diantaranya Sistem dan prosedur pengawasan, Sistem penyusunan program kerja pengawasan, mekanisme dan kendali mutu pelaksannaan pengawasan, Penerapan SOP, Sistem penugasan pejabat fungsional pengawasan, mekanisme pengembangan kompetensi pejabat pengawasan, mekanisme penganggaran dan realisasi keuangan kegiatan pengawasan hingga peran Inspektorat Kabupaten Banjar selaku APIP Pemerintah Kabupaten Banjar.

Acara dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Beberapa peserta kunjungan kerja menyampaikan pertayaan terkait infrastruktur peningkatan kapabilitas APIP. Acara studi banding diakhiri dengan tukar menukar cendera mata antara Inspektur Kabupaten Banjar dengan rombongan Inspektorat se Sumatera Barat dan sekaligus Inspektur menyerahkan bahan paparan berupa CD sebagai bahan referensi bagi peserta kunjungan kerja. (mn80).